Minggu, 13 Oktober 2013

torres: spesialis partai final

FERNANDO Torres catat rapor istimewa dalam
sukses Chelsea juarai Europa League. Ia bomber
spesialis laga final.
Torres adalah bomber dengan kualitas mumpuni.
Sejak di Atletico Madrid, ia terus tunjukkan
ketajamannya. Terinspirasi film kartun Jepang
berjudul Kapten Tsubasa, ia tumbuh jadi striker
berbahaya di hadapan bek-bek lawan.
Sejak usia 11 pada 1995, Torres bergabung dengan
akademi Atletico. Kontrak profesional pertama
diberikan Atletico saat ia berusia 15. Pada 27 Mei
2001, ia mulai kecap debut bersama tim utama.
Torres adalah sosok penting di balik sukses Atletico
promosi ke La Liga pada 2002/2003. Selama di
Atletico, ia tampil dalam 243 laga dan kemas 91 gol
di semua kompetisi.
Tak heran jika Liverpool berani boyong Torres
dengan mahar 38 juta euro pada musim panas
2007. The Reds tahu uang yang mereka dikeluarkan
bakal dibayar aksi-aksi fantastis bomber bernama
lengkap Fernando Jose Torres Sanz itu.
Itu terbukti. Meski tak dapat trofi, Torres tampil
menawan dengan koleksi 81 gol dari 142 laga
bersama Liverpool. Itu catatan luar biasa buat
pendatang baru di belantara sepakbola Inggris.
Kejutan dibuat Torres ketika ia terima tawaran
hijrah ke Chelsea pada bursa transfer musim dingin
2013. Sebagian fans Liverpool kecewa meski tim
kesayangan mereka dapat dana segar 58,5 juta
euro. Torres pun dianggap sebagai pengkhianat
Anfield.
Sumpah serapah dilontarkan fans Liverpool.
Celakanya, Torres sendiri tiba-tiba melempem di
Chelsea. Ia kesulitan dapatkan sejak usung pasukan
Stamford Bridge. Cuma 1 gol yang bisa dibukukan
Torres di 6 bulan perdana berkostum Chelsea.
Untung, penampilan Torres membaik seiring
perjalanan waktu. Musim 2011/2012, ia bisa cetak
11 gol dari 49 laga. Musim 2012/2013, sudah 22
gol dilesakkan bomber berjuluk El Nino itu di 63
laga.
Lebih dari itu, Torres juga tetap hadirkan
keberuntungan bagi setiap tim yang ia bela. Hampir
semua laga final yang dijalani timnya selalu
berakhir manis. Gelar juara masuk genggaman.
Final pertama dikecap Torres bersama timnas
Spanyol di Euro 2008.
La Furia Roja tampil sebagai juara setelah
taklukkan Jerman 1-0 di final. Hebatnya, 1 gol vital
Spanyol itu dihasilkan Torres. Tren positif berlanjut
di Piala Dunia 2010. Meski cuma jadi pengganti
David Villa di menit 106 saat bentrok kontra
Belanda di final, Torres ikut rasakan gelar juara
Piala Dunia 2010. Spanyol atasi Belanda lewat gol
tunggal Andres Iniesta.
Final ke-3 Torres didapat bersama Chelsea di FA
Cup 2011/2012. Uniknya, lawan yang dihadapi
Chelsea adalah Liverpool, bekas klub Torres. Meski
tak dimainkan, Torres tetap berhak angkat trofi FA
Cup setelah Chelsea menang 2-1.
Final ke-4 Torres terhampar di Champions League
2012/2013 kontra Bayern Muenchen. Torres tampil
sebagai pengganti Salomon Kalou di menit 84.
Lagi-lagi, ia ikut angkat trofi setelah The Blues
bungkam Muenchen lewat drama adu penalti.
Rapor Torres tambah bagus setelah ia ikut
memenangi trofi Euro 2012 bersama La Furia Roja.
Ia pun cetak 1 gol saat Spanyol permalukan Italia
4-0 pada laga final di NSK Olumpijs'kyj.
Tren tim yang diperkuat Torres selalu menang di
laga final sempat terhenti ketika Chelsea gagal
juarai FIFA Club World Cup 2012. Meski dimainkan
90 menit, keberadaan Torres saat itu gagal hindari
Chelsea dari kekalahan saat duel kontra
Corinthians.
Rapor bagus Torres berlanjut saat Chelsea
bertarung di final Europa League 2012/2013. Hadapi
Benfica di Amsterdam Arena, Kamis (16/5) WIB,
Chelsea menang 2-1. Satu dari 2 gol Chelsea
ditoreh Torres.
"Ini laga sulit. Benfica tampil hebat. Tapi, kualitas
individu tim kami mampu membuat perbedaan.
Kami layak menikmati gelar juara Europa League
musim ini," ungkap Torres.
Satu gol Torres ke gawang Benfica dibukukan pada
menit 60. Gol Torres sempat dibalas Oscar Cardozo
lewat titik putih di menit 68. Saat laga memasuki
masa injury time, Branislav Ivanovic jaringkan gol
penentu kejayaan The Blues di Europa League
2012/2013.
Berkat 1 gol itu, Torres pun jadi Top Skorer Chelsea
di Europa League 2012/2013. Ia jaringkan 6 gol.
Rekor pun tercipta berkat rapor bagus Torres. Ia
pemain pertama yang mampu rangkai mahkota
Piala Dunia, Euro, Champions League, dan Europa
League.
"Kami punya banyak pemain yang terus
berkembang. Torres jelas salah satunya. Ia bekerja
sangat keras dengan pelatih kebugaran dan staf
teknis. Saya senang ia cetak gol dan kami menang,"
pungkas Rafael Benitez, pelatih interim The Blues.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar